Kamis, 13 Juni 2013

satlan BK Kelompok "Membuat Menara"

SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

No Kegiatan
01
Nama Kegiatan
Membuat menara
Bidang Bimbingan
Bimbingan pribadi/sosial/karir
Standar kompetensi
Menata tujuan dan hasil yang ingin dicapai
Tujuan
1.      Siswa mampu bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan.
2.      Siswa mampu membuat keputusan untuk mencapai suatu tujuan yang ingin dicapai.
Topik/materi
bekerjasama !!!!
Kelas/waktu/semester
VIII/1 x 45 menit/ genap
Teknik/strategi layanan
Bimbingan kelompok/diskusi/ permainan
Media/alat yang digunakan
Kartu, kursi/meja
Prosedur
1.      Tahap awal
a.       Konselor menciptakan suasana interaksi yang kondusif untuk mencapai tujuan permainan.
b.      Konselor dan siswa mengembangkan komitmen agar proses permainan dapat berjalan dengan baik.
c.       Konselor menjelaskan secara singkat mengenai bekerjasama.
d.      Konselor memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya apabila ada yang belum jelas.
2.      Tahap peralihan
a.       Konselor mencairkan suasana dan memantapkan kseiapan konseli untuk memasuki permainan dengan kegiatan ice breaking “opposite”
1)      Konselor mengarahkan siswa untuk berdiri dari bangkunya.. dan membuat jarak diantara kawan.
2)      Lalu konselor menjelaskan tentang permainan opposite. Yaitu “kebalikan”. jika konselor mengatakan opposite maju maka konseli mundur, jika jongkok maka berdiri, gerakan ini dilakukan dengan meloncat. Dan seterusnya... “ingat” jika tidak ada kata “opposite” maka gerakan jadi normal... misalnya : maju maka konseli tetap maju...
3)      Konselor mencatatan beberapa nama yang melakukan kesalahan dan nanti diminta untuk memainkan permainan membuat menara.
4)      Setelah mendapatkan beberapa konseli, lalu konselor membentuk nya menjadi beberapa kelompok , satu kelompok  terdiri dari 3-4 orang.
5)      Mekanisme pembentukan kelompok berdasarkan urutan tanggal lahir dari terkecil.. misalnya ada tanggal 1, 5, 13, 22, 15, 22.. nah yang tanggal 1, 5, 13 itu satu kelompok dan 15, 22, 22 itu satu kelompok.
6)      Konselor menjelaskan aturan permainan Membuat menara, yaitu konselor membagikan  satu  atau 2 kotak kartu kepada masing-masing kelompok, sebelum konselor memerintahkan untuk mulai maka permainan belum dimulai. waktu yang di berikan full sampai ada salah satu kelompok yang berhasil menyusunnya. Bentuk menara tidak di tentukan, yang jelas harus menghabiskan kartu yang ada. kreasi masing-masing kelompok.
7)      Lalu konselor meminta siswa untuk menyediakan 2 atau 3 kursi/meja sebagai tempat membuat menara.
8)      Konselor memberikan isyarat bahwasanya permainan membuat menara ini akan segera dimulai.
3.      Tahap kerja
a.       Eksperientasi





b.      Identifikasi












c.       Analisa





d.      generalisasi

a.       konselor mempersiapkan kelompok yang akan bermain membuat menara dengan aba-aba... siap.... mulaiiii
b.      setiap siswa melakukan kegiatan bermain membuat menara secara berkelompok

a.       bagaimana perasaaan anda setelah melakukan ice breaking ?
b.      apa yang anda rasakan ketika bermain membuat menara?
c.       Apa anda/kalian mengalami kesulitan dalam membuat menara dengan kartu ini?
d.      Apa kendala dan pendukung kalian dalam game ini?
e.       Bagaimana perasaan anda/kalian ketika melakukannya? Senang? Susah? Pusing?
f.       Apakah kalian ingin mencoba permainan ini juga? 

a.       Apakah dengan kegiatan ini kalian dapat pemahaman baru?
b.      Jika ada ? pemahaman apa itu?
c.       Makna dari pemahaman ini apa menurut anda?

a.       Apa rencana kalian setelah bermain permainan ini? setelah anda tahu cara bekerjasama, cara berkomunikasi dengan kawannya?
b.      Langkah apa yang akan kalian ambil untuk dapat melatih kerjasama dan komunikasi dengan baik.?
4.      Tahap penutup
a.       Refleksi umum




b.      Tindak lanjut

a.       Coba kalian sebutkan cara untuk bekerjasama dengan baik?
b.      Senang atau tidak kalian jika pekerjaan dikerjakan bersama-sama? Enak mana dengan yang dikerjakan sendiri?
a.      Kapan kalian akan mulai menerapkan kerjasama ini?
b.      Apakah kalian akan menerpakannya dalam kehidupan sehari-hari anda?
5.      evaluasi
a.       konselor mengamati ekspresi wajah dan gestur konseli selama kegiatan maupun setelah dan sebelum kegiatan berlangsung.
b.      Kegiatan ini dapat menstimulus pada konseli untuk dapat bekerjasama dan meningkatkan komunikasi interpersonal
c.       Siswa belajar menghargai orang lain.
d.      Siswa sadar bahwa demi mencapai sesuatu itu tidak mudah dan butuh perjuangan dan waktu serta kerjasama.
Daftar pustaka
materi
materi kerjasama


Yogtyakarta, 3 Juni 2013

Mengetahui :
Koordinator BK SMP...................                                          Guru BK



Prof. Dr. Ir. Wwwwwww.                                                   Dr. Saifudin, WKWK